Ketua Granat Bone Geram, Peredaran Narkoba di Bone Makin Gila

Foto. Ketua Granat Bone, Syam Nur SH MH (ist)

Terkini.id, Bone – Pengungkapan sejumlah kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan obat terlarang (Narkoba) di Kabupaten Bone, mendapat perhatian serius dari Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Bone.

Bahkan Ketua Granat Bone Syamsuddin Nur SH MH ketika dihubungi terkini.id beberapa waktu lalu mengatakan geram melihat sejumlah kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bone yang dinilianya sudah semakin gila, tidak hanya di kota, namun sudah merambah hingga pelosok desa.

Syamsuddin Nur meminta dengan tegas, kepada aparat penegak hukum agar memberantas mata rantai peredaran narkoba sampai di pelosok dengan melibatkan babinkamtibmas dan lapisan masyarakat.

“Peredaran narkoba di Kabupaten Bone sudah gila. Pelaku pengedar atau kurir tersebut beragam dari kota hingga kepelosok desa. Perlu ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum” tegas Syamnur

Syamsuddin Nur yang juga Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulsel kembali menegaskan, tidak ada toleransi untuk urusan narkoba, karena bahaya narkoba, dapat merusak moral generasi bangsa.

“Kami meminta semua pihak, terutama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk bersama- sama berkomitmen memberantas narkoba” ungkapnya

Dari data yang dihimpun terkini.id, kasus narkoba di Kabupaten Bone tahun 2019 berjumlah 54 kasus dengan melibatkan 66 orang tersangka.

Dipertengahan November 2019, Tim Polda Sulsel juga berhasil membongkar peredaran narkoba di Lingkungan Laccokkong, Kelurahan Watampone yang dijuluki sebagai kampung narkoba dan berhasil meringkus seorang bandar sabu berinisial IC (35) dan anak buahnya berinisial AL (45).

Diawal bulan Januari 2020, jajaran Satuan Narkoba Polres Bone berhasil mengagalkan peredaran narkoba jenis sabu dan menyita barang bukti sebesar 739 gram siap edar. Dua orang tersangka yang diketahui berasal dari Kabupaten Wajo berinisial SN (34) dan IL (22) berhasil diamankan di Dusun Leppangeng, Desa Patangkai Kecamatan Lappa Riaja.

Terakhir, Rabu (11/3/2020) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone, Sulawesi Selatan, meringkus 4 orang pemuda yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil penggerebekan, pihak BNNK Bone mengamankan barang bukti berupa, 1 Saset sabu ukuran kecil, 4 Saset sabu ukuran besar, 1 timbangan digital, alat hisap dan handphone.

Komentar

Rekomendasi

Kominfo Ajak Awak Media Berikan Kesejukan di Tengah Wabah Covid-19

Lagi, MUI Bone Perpanjang Peniadaan Salat Jumat Sementara di Masjid

Bupati Bone Lepas Satgas Covid-19 Lakukan Disinfeksi Serentak

Ketua Fraksi Nasdem Dorong Pemda dan DPRD Segera Revisi Anggaran untuk penanggulangan COVID-19

Pimpin Rakor Penanganan COVID-19, Fahsar: Pantau Orang yang Masuk ke Bone dan Bentuk Gugus Tugas Setiap Desa

Tanggap Corona, Anggota Dewan Nasdem Bone Ini Turun Tangan Lakukan Disinfeksi

Kecelakaan Perahu di Sungai Walanae, Warga Pusungnge Ditemukan Tak Bernyawa

Bupati Bone Resmi Tunda Kegiatan Hari Jadi Bone Ke-690

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar