Bone Soft Lockdown, Dray: Kita Harus Siap Kemungkinan Terburuk

Tim Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19 mengecek lokasi pendirian posko di perbatasan Bone -Maros sebagai persiapan penerapan soft lockdown antisipaso penyebaran Covid-19. (Ist)
Tim Satgas Pencegahan Penanganan Covid-19 mengecek lokasi pendirian posko di perbatasan Bone -Maros sebagai langkah persiapan penerapan soft lockdown antisipasi penyebaran Covid-19. (Ist)

Terkini.id, Bone – Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bone, sudah menyiapkan sejumlah skenario terkait pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) diwilayah Kabupaten Bone. Opsi skenario Bone Soft Lockdown (Penguncian Sebagian) pun sudah dimatangkan.

Antisipasi tersebut segera dikakukan, menyusul kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan sudah dinyatakan terpapar Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupate Bone, Dray Vibrianto kepada terkini.id Minggu, 29 Maret 2020 mengatakan opsi soft lockdown untuk pencegahan penyebaran covid-19 akan dilakukan, dengan melakukan penjagaan ketat di wilayah perbatasan Kabupaten Bone yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain.

“Sore ini, Kami bersama Ketua DPRD Bone, Kapolres, Dandim, Kasat Pol PP bertemu Forkopimcam Kecamatan Kajuara, untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk karantina wilayah apabila diharuskan. Termasuk kami lakukan pengecekan perbatasan di Tana Batue Kecamatan Libureng,” ungkap Dray.

Dray kembali menghimbau, agar warga Bone yang berada di luar daerah, agar menahan diri untuk pulang, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

Baca juga:

Pemerintah Kabupaten Bone sendiri melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 178 Tahun 2020, sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Pandemi Covid-19.

Pemerintah juga sudah mengambil langkah pencegahan dengan melakukan penutupan pelabuhan penyebarangan Bajoe – Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara bagi angkutan penumpang sejak 28 Maret 2020 sampai waktu yang tidak ditentukan, seiring penetapan Provinsi Sulawesi Tenggara sudah terpapar Covid-19.

Data terahkir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jumat, 27 Maret 2020, dari hasi pemeriksaan 2.951 orang diperiksa di 27 kecamatan, belum ditemukan kasus positif Covid-19.

Sebanyak 1.110 orang dinyatakatn ODR (Orang Dalam Resiko) dan 115 orang status ODP (Orang dalam Pemantauan). 1 PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang sempat di rawat di RSUD Tenriawaru, sudah dinyatakan negatif.

Komentar

Rekomendasi

Sambangi Rujab, Rotary Club Ujung Pandang dan Yadika Serahkan APD ke Bupati

Uji Swab 19 Warga Bone yang Diisolasi Keluar, Hasilnya Begini

Surat Keterangan Bebas Covid-19 Ternyata Berbayar, Segini Biayanya

Pengadaan Laptop Anggota DPRD Bone Dihujat Netizen, Saifullah Angkat Bicara

Alhamdulillah, Dua Pasien COVID-19 di Bone Kembali Sembuh

Kasus Positif COVID-19 di Bone Kembali Bertambah, Seorang Perempuan Lansia Asal Desa Paccing Positif Corona

New Normal, Warkop di Bone Kembali Dibuka

Cek Kehadiran Pegawai Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri, Bupati dan Wabup Bone Kompak Gelar Sidak

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar