Akibat Ketidakjujuran Pasien, 44 Tenaga Medis di Bone di “Parkir”

Jubir Gustu PPC-19 Kabupaten Bone, drg. Yusuf Talo. (dedy)
Jubir Gustu PPC-19 Kabupaten Bone, drg. Yusuf Talo. (Foto :dedy)

Terkini.id, Bone – Akibat ketidak jujuran pasien, sebanyak 44 tenaga medis di Kabupaten Bone di parkir atau diisolasi setelah kontak dengan pasien positif COVID-19.

Sebanyak 30 tenaga medis di RSUD Tenriawaru sebelumnya terpaksa diisolasi di ruang khusus di rumah sakit milik Pemda Bone tersebut, setelah kontak dengan pasien yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berprofesi tukang service elektronik keliling beralamat jalan Langsat Kelurahan Macanang Kecamatan Tanate Riattang namun dibelakang diketahui Positif COVID-19 setelah keluar uji swab yang merupakan pasien 06 terpapar virus Corona di Kabupaten Bone.

Selain itu, 14 tenaga medis UPT Puskesmas Kecamatan Kajuara, 13 diantaranya perawat dan 1 dokter juga menjalani isolasi diruang isolasi Puskesmas Kajuara setelah kontak dengan pasien PDP yakni Kepala Desa Lappa Bosse yang sempat dirawat di Puskesmas Kajuara dan berdasarkan uji swab juga terkonfirmasi Positif COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Penanganan COVID-19 drg. Yusuf Talo kepada terkini.id Kamis 21 Mei 2020 mengatakan, keempat tambahan pasien positif Covid-19 semuanya sudah dirujuk Ke Makassar yakni dua warga Desa Cani Sirenreng Kecamatan Ulaweng yang merupakan hasil tracking penulusuran kontak Cluster Jalan Langsat, dan dua pasien positif lainya dari Desa Lappa Bosse Kecamatan Kajauara.

Sementara 14 tenaga medis di UPT Puskesmas Kajuara sudah diisolasi kata dr. Yusuf dan untuk sementara pelayanan rawat inap di puskesmas tersebut sementara ditutup.

Baca juga:

“Empat pasien Positif Covid-19 yang dirujuk ke makasar hari ini ( Kamis.red) 3 diantaranya diisolasi di Hotel Almadera dan 1 pasien laiinya dirawat di rumah sakit karena dalam kondisi sakit,” jelas Yusuf.

Dijelaskannya lagi, pihak Gustu PPC-19 bergerak cepat untuk menulusuri kontak cluster Kajuara dan sebanyak 24 orang di rapid test, dan hasilnya 6 orang reaktif yang langsung dirujuk rumah singgah Politeknik Bajoe dan 18 orang lainnya meski hasil rapid tesnya non reaktif tetap menjalani isolasi mandiri dirumah masing-masing.

“Dua pasien Postif COVID-19 dari kecamatan Ulaweng ini merupakan transmisi lokal dari pasien O6 cluster jalan langsat dan yang pasien di Kajuara yang juga kepala desa setelah ditelusuri ternyata memang sering bolak-balik ke Makassar yang berdasarkan uji swab juga terpapar virus Corona. dr. Yosi sendiri yang pernah dimediakan masa isolasinya sudah berakhir dan kondisinya sehat akan tetapi tetap menunggu uji swabnya” pungkasnya.

Adanya tambahan empat kasus baru, total kasus pasien Positif COVID-19 di Kabupaten Bone sebanyak 11 orang. 2 diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 9 diantaranya masih dalam perawatan di Makassar.

Komentar

Rekomendasi

Demokrat Tolak Laptop, Asrul: Jangan Bersandiwara

Kelima Kalinya, Bone Kembali Raih Predikat WTP

Kadis PMD Tegaskan BLT Dana Desa Bukan untuk Beli Baju Baru

Persempit Penyebaran COVID-19, Petugas Gabungan Kepung Pelabuhan Bajoe

Kapolres Bone Berganti, Pemda Bone Gelar Malam Pisah Sambut

Pemda Bone Telah Kucurkan Rp 5,6 Miliar Bantuan Jaring Pengaman Sosial

193 Orang Warga Binaan Lapas Watampone Terima Remisi Idul Fitri

Tidak Kenal Libur, Personel Brimob Yon C Pelopor Tetap Siaga

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar